TOUNA – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohamad Lahay, SE, MM secara resmi membuka Pagelaran Seni Budaya Tahun 2023 di Kabupaten Touna dalam rangka memeriahkan acara syukuran pasca panen Moraa yang berlangsung di Lapangan Eks STQ Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo Kabupaten Touna, Jumat (1/12/23) malam
Kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, Kepala Balai Pemajuan Kebudayaan BPK wilayah 18 Sulteng-Sulbar, Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay, Sekda Touna, Sovianur Kure, Kapolres Touna, AKBP S. Sophian, Kasi Intel Kejari Touna, La ode Moh. Nuzul, Perwira penghubung Kodim 1307/Poso, serta Para Bupati se-Sulawesi Tengah yang sempat hadir, pimpinan OPD serta undangan lainnya
Pagelaran Seni dan Budaya ini di awali dengan Tarian kolosal Mora’a, SMANSA Ampana dan penampilan sang maestro Geso-Geso, Mido serta diikuti oleh beberapa Kabupaten/Kota se- Sulawesi Tengah serta beberapa Kecamatan se-Kabupaten Touna.
Bupati Touna, Mohammad Lahay dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya tahun 2023 ini merupakan iven yang memeriahkan acara paska panen moraa setiap tahun dilaksanakan di kecamatan Tojo Barat, Tojo dan Ulubongka.
“Kemasan dari iven ini, sebagian besar menampilkan seni pertunjukan dari kabupaten se Sulteng dan se kecamatan Touna yang ikut berpartisipasi dalam acara ini,” kata Bupati.
Bupati berharap pagelaran Seni dan Budaya yang diselenggarakan dapat menjadi salah satu daya tarik dalam kunjungan wisatawan.
“Para tamu dan pengunjung, juga dapat menikmati berbagai keindahan wisata yang ada, diantaranya pantai taman JH dan Desa Labuan yang menyediakan berbagai macam kuliner tradisional serta wisata alam Tanjung Lawaka, permandian wisata alam Malotong dan permandian wisata alam air panas di desa Marowo serta kopi Tojo yang digemari pariwisata,”harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sulteng, Andi Kamal Lembah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Pagelaran Seni dan Budaya tahun 2023 yang diselenggarakan di Kabupaten Touna.
“Melalui kegiatan festival budaya ini, para pemangku dan pelaku kebudayaan dapat memahami, bahwa nilai-nilai budaya sangat berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dan berupaya melestarikan dalam merangka menuju Indonesia berkarakter dan berbudaya,” ucap Andi Kamal.